Dokumentasi Pagelaran Budaya

Pada tanggal 12 Februari 2026, SMAK St. Louis 1 Surabaya mengadakan pagelaran unjuk karya. Ini adalah pertunjukan terakhir murid kelas XII selama bersekolah tiga tahun. Oleh karena itu, setiap siswa berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan uprak ini, agar hasil yang didapatkan maksimal, termasuk saya. Selama uprak ini, saya berperan sebagai aktor, bendahara kelas, dan juga mengambil dokumentasi di uprak. Ketiga peran ini memberi saya pengalaman dan pelajaran yang berbeda

Menjadi aktor bukanlah hal yang mudah bagi saya. Meskipun peran saya singkat, tetapi saya perlu melakukan yang terbaik di setiap scene. Salah satu kesulitan terbesar yang saya lakukan adalah menari. Meskipun saya tidak bisa menari, saya tidak menyerah. Saya sadar bahwa menyerah bukanlah pilihan, sehingga saya berusaha sekeras mungkin untuk belajar menari. Teman saya juga bersabar dalam membantu saya memahami gerakan-gerakan yang ada Meskipun gerakan saya kurang sempurna, saya bersyukur masih bisa menari dengan lancar dari awal hingga akhir.

Sebagai bendahara, tugas saya tidak terlalu sulit. Saya hanya perlu merekap setiap transaksi dan memasukkannya ke dalam Spreadsheet. Namun, tentu saya juga menghadapi beberapa tantangan. Misalnya, transaksi yang dilakukan tanpa bukti pembayaran. Dalam perkara ini, saya hanya bisa mengandalkan kepercayaan teman saya. Saya melakukannya untuk menghindari perselisihan sebelum hingga setelah pagelaran.

Selain bendahara, saya juga bertugas sebagai salah satu orang yang melakukan dokumentasi untuk proyek TIK ini. Pekerjaan ini terlihat mudah, namun dalam pelaksanaannya saya menemukan beberapa kesulitan. Kesulitan yang utama adalah lupa mengambil foto, baik karena terlalu sibuk atau benar-benar lupa. Solusi dari permasalahan ini cukup simpel, yaitu berusaha mengingat apa hal yang perlu lakukan di setiap latihan. Cara ini cukup efektif, sehingga beberapa latihan terakhir saya sering mengambil dokumentasi.

Pagelaran ini adalah sebuah pengalaman yang berharga bagi saya. Saya tidak yakin apakah pengalaman seperti ini akan terulang lagi. Unjuk karya ini juga memberi beberapa pelajaran berharga bagi saya. Saya berharap bisa menjadi bertumbuh menjadi karakter yang lebih baik lagi setelah pagelaran usai.

XIIA3_30_Timothy Dawson Prayitno

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *