Dokumentasi Ujian Praktik – Queenie Evangeline – XII A3/24

“Alone we can do so little, together we can do so much.”
Helen Keller

Pagelaran karya kelas XII menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama masa sekolah saya. Kegiatan ini bukan sekadar tugas akhir, melainkan proses panjang yang mengajarkan arti kebersamaan, ketekunan, dan tanggung jawab. Dalam pagelaran karya P. K. Ojong: Kompas of Truth, peran yang saya jalani adalah sebagai salah satu dari tiga sutradara, sekaligus terlibat dalam sie dekorasi dan bekerja sama dengan berbagai sie lainnya. Semua peran tersebut saling berkaitan dan menuntut kerja sama yang kuat agar pementasan dapat berjalan dengan baik.

Sejak awal, proses persiapan tidak selalu berjalan mulus. Pemilihan tokoh, penyusunan naskah, hingga pengarahan adegan sering kali mengalami perubahan. Banyak perbedaan cara berpikir yang muncul antaranggota kelas, dan sulitnya membagi waktu. Dalam situasi seperti ini, saya belajar bahwa saling mendengarkan dan menahan ego menjadi hal yang sangat penting. Mengarahkan sebuah pementasan ternyata tidak hanya soal memberi instruksi, tetapi juga tentang memahami kondisi tim dan menjaga semangat bersama agar tetap sejalan dengan tujuan awal.

Selama masa latihan, rasa lelah menjadi hal yang tidak bisa dipungkiri. Jadwal latihan yang padat, suasana latihan yang terkadang kurang kondusif, serta fokus yang tidak selalu terjaga membuat proses terasa berat. Di sisi lain, tanggung jawab dalam sie dekorasi juga membawa tantangan tersendiri. Properti yang terus rusak setiap selesai latihan, kurang pas, atau tidak sesuai dengan konsep terkadang memicu rasa jenuh. Ada saat-saat ketika pikiran terasa penuh karena harus memikirkan solusi yang sama berulang kali dan membuat ulang properti. Namun dari situ justru muncul pembelajaran tentang kesabaran dan konsistensi dalam menyelesaikan tanggung jawab.

Di tengah proses yang melelahkan tersebut, perlahan tumbuh rasa kebersamaan. Setiap masalah yang muncul dihadapi bersama, meskipun tidak jarang disertai perbedaan pendapat dan emosi. Dalam kondisi lelah, belajar untuk tetap saling menghargai dan mendukung menjadi tantangan tersendiri. Proses ini menyadarkan bahwa keberhasilan sebuah pementasan tidak ditentukan oleh satu pihak saja, melainkan oleh kerja sama seluruh tim yang saling melengkapi.

Menjelang hari pagelaran, suasana mulai terasa berbeda. Rasa lelah memang tetap ada, tetapi semangat untuk menampilkan yang terbaik semakin kuat. Motivasi untuk memberikan penampilan yang memuaskan membuat latihan terasa lebih hidup dan membara. Kebersamaan yang terjalin selama proses panjang ini membuat hubungan antar teman menjadi lebih dekat. Ada tekad bersama untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai dan memberikan hasil terbaik bagi kelas.

Saat hari pementasan tiba, perasaan gugup dan tegang bercampur menjadi satu. Namun ketika pertunjukan berjalan sesuai rencana, muncul rasa lega dan puas yang sulit diungkapkan. Melihat hasil kerja keras kelas ditampilkan di depan penonton menjadi momen yang sangat mengharukan. Pesan yang dibawakan melalui pagelaran Kompas of Truth, dengan tokoh utama P.K. Ojong, pendiri Kompas, dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton. Apresiasi dan respons yang diberikan menjadi tanda bahwa seluruh usaha dan pengorbanan tidak sia-sia.

Pagelaran karya ini mengajarkan bahwa sebuah hasil yang baik selalu melalui proses yang panjang. Ada kelelahan, perbedaan pendapat, dan tantangan yang harus dilewati terlebih dahulu. Dari pengalaman ini, banyak pelajaran berharga yang dapat diambil, terutama tentang kerja sama, tanggung jawab, dan ketekunan dalam menghadapi kesulitan.

Saya sangat bersyukur atas penyertaan Tuhan selama seluruh proses berlangsung. Juga berterimakasih kepada teman-teman, guru, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama, saling mendukung, dan berjuang hingga akhir. Momen berharga ini bukan hanya sebuah tugas, melainkan kenangan berharga yang akan selalu diingat sebagai hasil dari kebersamaan dan usaha kelas XII-A3.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *