Dokumentasi Ujian Praktek – Audricho Deonathan Kuenang – XIIA3/02

Saya berperan sebagai seorang aparat, tokoh yang secara tegas menentang dan menekan P.K. Ojong dalam usahanya membangun Kompas, suatu media massa yang independen dan terpercaya di tengah situasi politik zaman itu yang tidak stabil. 

Pada awalnya, latihan berjalan dengan lancar, hanya terdapat kesalahan-kesalahan kecil, semuanya terasa mudah. Permasalahan dimulai ketika kami latihan di bangsal, dimana terdapat penilaian proses yang dilakukan oleh guru pengajar. Disana kami sekelas mendapat banyak kritik, seperti akting yang kaku atau berlebihan ataupun divisi lain yang masih kurang terkoordinasi.

Proses latihan mulai terasa susah, banyak alur yang berubah. Sebagai aparat, saya juga terdampak dimana terdapat dialog yang diganti dan adegan yang ditambah atau diganti, seperti scene menari dan bernyanyi yang ditambah secara mendadak membuat fokus saya menjadi terbagi. Melatih ekspresi dan intonasi agar tidak kaku atau berlebihan, serta rasa gugup yang muncul menjelang penampilan.

Tantangan-tantangan yang muncul saya hadapi dengan berlatih setiap hari, tentunya bersama dengan teman-teman sekelas. Mengulang dialog berkali-kali dan, mendalami karakter sebagai seorang aparat. Saya juga menanamkan rasa percaya diri agar mampu menjalankan peran dengan maksimal, drama ini mengajarkan saya bahwa tantangan adalah sebuah proses yang membentuk saya menjadi lebih baik.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *